Friday, November 17, 2017

Ungkapan (verse 1)

Rindu
Lagi lagi datang mengabar
Pada rasa yang tak pernah pudar
Ia datang bersama sunyi
Menyusup ke sanubari
Membangkitkan kenangan yang selalu tersimpan rapi

Rindu
Ia pertemukanku pada sosok dirimu
Dan mengungkit segala hal
Membuat debar ini berlarian kesana kemari
Hingga sulit ku untuk menangkapnya,
menjadikan mereka berkumpul akur

Rindu
Betapa hebatnya kau
Datang tak kenal waktu
Di setiap ku jauh
Di setiap ku dekat
Kau datang mengabar darinya

Rindu
Datanglah padanya
Bawakan salamku tentang dia
Dengan sebuah tanda hati di pucuk surat
Tandaku sangat merindukannya
Inginku bertemu dengan dia

Thursday, November 16, 2017

Adakah..

Akankah semangatku kembali seperti dulu?
Untuk kembali kuat pun aku tak yakin.
Kehadirannya diantara kita
Mematahkan segalanya.

Sakit ini belum seberapa
dari sakit yang dulu
Ini cukup menyiksa nun menyakitkan,
Tetapi yang lalu lebih menyakitkan.

Wednesday, October 18, 2017

Setiaku

Aku yang selalu menampik perasaanku,
Pada sesuatu yang terjadi antara kita.
Kau yang tak pernah percaya dengan apa yang terdengar dan terfikirkan.
Pupus kepercayaanku.
Dari kebodohanku ini, kau manfaatkan diriku.
Aku tak habis pikir,
Kurang baik kah aku padamu?
Harus sesabar apakah aku?
Selalu setia mendengar segala keluh kesah dan amarahmu.

Kebodohan karena terlalu cinta dan sayang kepadamu,
Karena setelahnya kau mendua
Semua menjadi basi..

Janji itu palsu,
Setia hanya di kata.
Lalu, kemanakah harus kubuang kesetiaanku?
Padahal ia masih untukmu.
Kau membagi hati yang seharusnya utuh untukku
Dan ku tahu, saat itu kau masih bersamaku.

Puatta Dian Azizah
Ig: @puattadian