Aku yang selalu menampik perasaanku,
Pada sesuatu yang terjadi antara kita.
Kau yang tak pernah percaya dengan apa yang terdengar dan terfikirkan.
Pupus kepercayaanku.
Dari kebodohanku ini, kau manfaatkan diriku.
Aku tak habis pikir,
Kurang baik kah aku padamu?
Harus sesabar apakah aku?
Selalu setia mendengar segala keluh kesah dan amarahmu.
Pada sesuatu yang terjadi antara kita.
Kau yang tak pernah percaya dengan apa yang terdengar dan terfikirkan.
Pupus kepercayaanku.
Dari kebodohanku ini, kau manfaatkan diriku.
Aku tak habis pikir,
Kurang baik kah aku padamu?
Harus sesabar apakah aku?
Selalu setia mendengar segala keluh kesah dan amarahmu.
Kebodohan karena terlalu cinta dan sayang kepadamu,
Karena setelahnya kau mendua
Karena setelahnya kau mendua
Semua menjadi basi..
Janji itu palsu,
Setia hanya di kata.
Lalu, kemanakah harus kubuang kesetiaanku?
Padahal ia masih untukmu.
Kau membagi hati yang seharusnya utuh untukku
Dan ku tahu, saat itu kau masih bersamaku.
Setia hanya di kata.
Lalu, kemanakah harus kubuang kesetiaanku?
Padahal ia masih untukmu.
Kau membagi hati yang seharusnya utuh untukku
Dan ku tahu, saat itu kau masih bersamaku.
Puatta Dian Azizah
Ig: @puattadian